
BOJONEGORO – Kolaborasi antara Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 17 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI), Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) Bojonegoro, dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UNUGIRI menghadirkan kegiatan sosialisasi gemar membaca bagi anak usia dini di Perpustakaan Desa (Perpusdes) Kebonagung, Minggu (24/8/2026).
Kegiatan yang menyasar murid POS PAUD Lestari Agung Desa Kebonagung beserta orang tua tersebut menjadi upaya bersama dalam mengenalkan budaya literasi sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong anak untuk lebih banyak berinteraksi dengan buku melalui aktivitas belajar yang menyenangkan.
Kegiatan kolaboratif ini diikuti mahasiswa KKN Kelompok 17 UNUGIRI, M. Imron Nasir Salasa selaku RELIMA Bojonegoro, pengelola Perpusdes, guru POS PAUD Lestari Agung, serta para orang tua yang mendampingi anak-anak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan program KKN, kemudian dilanjutkan sosialisasi mengenai pentingnya literasi keluarga oleh RELIMA Bojonegoro. Dalam kesempatan tersebut, orang tua diajak untuk mendampingi anak dalam membangun kebiasaan membaca sejak dini.
M. Imron Nasir Salasa mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara KKN UNUGIRI dan berbagai pihak dalam menghidupkan budaya literasi di Desa Kebonagung.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi bersama rekan-rekan mahasiswa KKN UNUGIRI. Buku-buku berkualitas dari Perpusnas ini tidak hanya untuk dibaca di sini, tetapi juga boleh dipinjam dan dibawa pulang. Kami berharap orang tua semakin sadar akan pentingnya mendampingi anak membaca di rumah,” ujarnya.
Peran mahasiswa PIAUD UNUGIRI tampak dalam kegiatan inti yang dirancang sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini. Anak-anak diberi kesempatan memilih sendiri buku cerita bergambar yang menarik minat mereka dengan pendampingan mahasiswa KKN.
Buku-buku yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan dukungan dari Program 1000 Buku Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Kehadiran buku cerita bergambar membuat anak-anak antusias untuk mengenal dan mengeksplorasi bacaan.
Selanjutnya, mahasiswi PIAUD UNUGIRI, Uswatun Hasanah, memandu kegiatan Baca Nyaring. Dengan penyampaian yang ekspresif dan interaktif, anak-anak diajak menyimak cerita secara aktif dan menikmati pengalaman membaca bersama.
Tidak hanya berhenti pada kegiatan membaca, Kak Uswatun juga mengajak anak-anak belajar melalui permainan edukatif pengenalan abjad. Dengan menggunakan media stik lingkaran bertuliskan huruf, anak-anak bernyanyi, menirukan, dan menebak huruf secara bersama-sama.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan pembelajaran khas Pendidikan Anak Usia Dini, yaitu belajar melalui kegiatan bermain yang menyenangkan. Anak-anak tidak hanya dikenalkan pada huruf dan buku, tetapi juga diajak aktif berinteraksi melalui permainan yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya.
Kolaborasi KKN 17 UNUGIRI, RELIMA Bojonegoro, dan PIAUD UNUGIRI ini menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menumbuhkan budaya literasi sejak dini. Dukungan pemerintah desa, pengelola Perpusdes, guru, mahasiswa, dan orang tua menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya kecintaan anak terhadap buku.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kebiasaan membaca dapat terus tumbuh di lingkungan keluarga dan masyarakat Desa Kebonagung, sekaligus memperkuat peran mahasiswa PIAUD UNUGIRI dalam memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan pendidikan dan pendampingan anak usia dini.
