Coding Magicland, Inovasi Media Gamifikasi untuk Tingkatkan Problem Solving Anak Usia Dini

Bojonegoro – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan inovasi pembelajaran bagi anak usia dini. Salah satunya dilakukan oleh Regista Eka Marita (NIM 240304006) melalui penelitian berjudul “Pengembangan Media Coding Magicland Berbasis Gamifikasi untuk Meningkatkan Kemampuan Problem Solving Anak Usia 5–6 Tahun di TK Putra Bangsa Trucuk Bojonegoro.”

Penelitian tersebut mengangkat pengembangan media Coding Magicland berbasis gamifikasi sebagai salah satu inovasi media pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan problem solving anak usia 5–6 tahun. Media ini dirancang agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan melalui kegiatan bermain yang sesuai dengan karakteristik serta tahap perkembangan anak usia dini.

Melalui konsep gamifikasi, anak diberikan berbagai pengalaman belajar yang mendorong mereka untuk berpikir, menentukan strategi, mencari solusi, serta menyelesaikan permasalahan sederhana melalui permainan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang tidak monoton sekaligus meningkatkan keterlibatan aktif anak dalam proses belajar.

Kaprodi PIAUD UNUGIRI, Ahmad Farid Utsman, mengapresiasi penelitian yang dilakukan Regista Eka Marita. Menurutnya, pengembangan media pembelajaran berbasis gamifikasi memiliki relevansi dengan kebutuhan pembelajaran anak usia dini yang menekankan proses belajar sambil bermain.

“Penelitian ini menjadi salah satu bentuk inovasi mahasiswa PIAUD dalam mengembangkan media pembelajaran yang kreatif dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Kami berharap Coding Magicland dapat memberikan manfaat bagi guru dan lembaga PAUD dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membantu mengembangkan kemampuan problem solving anak,” ungkap Ahmad Farid Utsman.

Sementara itu, Regista Eka Marita menyampaikan bahwa penelitian tersebut menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan media pembelajaran sekaligus memahami pentingnya stimulasi kemampuan problem solving sejak usia dini.

“Saya berharap media Coding Magicland dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak. Melalui kegiatan bermain berbasis gamifikasi, anak diharapkan dapat belajar berpikir, mencari solusi, dan menyelesaikan permasalahan sederhana sesuai dengan tahap perkembangannya,” tutur Regista.

Penelitian ini sekaligus memperkuat peran mahasiswa PIAUD UNUGIRI dalam menghasilkan karya akademik yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memiliki nilai inovasi dan dapat diterapkan dalam praktik pembelajaran di lembaga pendidikan anak usia dini. Pengembangan media Coding Magicland berbasis gamifikasi diharapkan menjadi salah satu upaya untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, kreatif, menyenangkan, serta mendukung peningkatan kemampuan problem solving anak usia 5–6 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *