
Bojonegoro — Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI), Ahmad Farid Utsman, memaparkan Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026/2027 pada Kamis (20/8/2026). Pemaparan tersebut menjadi bagian dari penguatan arah strategis PIAUD UNUGIRI dalam mencapai target pengembangan dan peningkatan mutu program studi.
Dalam pemaparannya, Ahmad Farid Utsman menyampaikan tujuh program strategis yang dirancang secara terintegrasi, yakni PIAUD Srawung, Pesona PIAUD, PIAUD Cera, PIAUD Sinau, Mahakarya PIAUD, PIAUD Cakap, dan Mentari PIAUD. Program-program tersebut diarahkan untuk mendukung penguatan jejaring, promosi, pengembangan akademik, riset, peningkatan kapasitas dosen, serta kompetensi mahasiswa.
Ahmad Farid Utsman mengatakan, penyusunan RKAT tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga disusun secara terukur sesuai dengan indikator kinerja yang menjadi target program studi.
“RKAT ini kami susun sebagai peta jalan agar setiap program dapat berjalan secara terarah, terukur, dan saling terintegrasi. Target akhirnya bukan sekadar terlaksananya kegiatan, tetapi bagaimana seluruh program tersebut mampu memperkuat mutu PIAUD UNUGIRI,” ujarnya.
Pemaparan RKAT tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Rektor Bidang Umum, Keuangan, dan Teknologi (UKT) UNUGIRI, Ifa Khoiria Ningrum. Ia menilai program kerja yang ditawarkan PIAUD UNUGIRI telah disusun secara menarik dan detail dengan mengacu pada target Key Performance Indicator (KPI) yang telah dicanangkan.
“Saya mengapresiasi apa yang ditawarkan oleh Prodi PIAUD. Program kerjanya menarik dan detail, sesuai dengan KPI yang dicanangkan, serta dilengkapi matriks arah dan capaian program kerja,” kata Ifa Khoiria Ningrum.
Apresiasi tersebut menjadi perhatian tersendiri dalam pemaparan RKAT PIAUD UNUGIRI. Keberadaan matriks arah dan capaian program kerja dinilai memperjelas target serta arah pelaksanaan setiap program yang telah dirancang.
Sementara itu, Ahmad Farid Utsman menegaskan bahwa keberhasilan RKAT membutuhkan komitmen seluruh unsur di lingkungan program studi. Setiap program, kata dia, harus dijalankan secara disiplin dan dievaluasi berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.
“Komitmen manajerial menjadi kunci. Perencanaan harus dijalankan secara disiplin, anggaran harus digunakan dengan penuh tanggung jawab, dan setiap kegiatan harus dievaluasi berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan,” katanya.
Melalui RKAT 2026/2027, PIAUD UNUGIRI menargetkan penguatan jejaring dan kemitraan, peningkatan daya tarik calon mahasiswa, pengembangan riset dan publikasi, serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat mutu program studi.
