Kreatif Bersama Alam, Mahasiswa PIAUD Teliti Pengaruh Eco Art terhadap Creative Thinking Anak

Bojonegoro – Pemanfaatan bahan-bahan dari lingkungan sekitar dapat menjadi media pembelajaran yang menarik sekaligus memberikan ruang bagi anak untuk bereksplorasi. Hal tersebut menjadi perhatian Ina Krisnawati, mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI), melalui penelitian berjudul “Pengaruh Eco Art terhadap Creative Thinking Anak Usia 5–6 Tahun di TK Setiya Budi Desa Temayang, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.”

Penelitian dengan NIM 240304012 tersebut mengangkat konsep eco art, yaitu kegiatan seni yang memanfaatkan bahan-bahan dari lingkungan sebagai bagian dari proses berkarya. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada anak untuk mengenal lingkungan sekaligus menuangkan ide, imajinasi, dan gagasan kreatif melalui kegiatan seni.

Melalui aktivitas eco art, anak didorong untuk bereksplorasi dengan berbagai bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih konkret, menyenangkan, serta memberikan kesempatan kepada anak untuk menghasilkan karya berdasarkan ide dan kreativitas masing-masing.

Penelitian yang dilaksanakan di TK Setiya Budi Desa Temayang ini juga menjadi bentuk upaya mahasiswa PIAUD dalam mengkaji alternatif pembelajaran yang dapat mendukung perkembangan kemampuan berpikir kreatif anak usia dini.

Kaprodi PIAUD UNUGIRI, Ahmad Farid Utsman, memberikan apresiasi terhadap penelitian yang dilakukan Ina Krisnawati. Menurutnya, pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar memiliki nilai edukatif yang penting bagi pembelajaran anak usia dini.

“Penelitian tentang eco art ini menarik karena mengajak anak belajar melalui pengalaman langsung dengan memanfaatkan lingkungan di sekitarnya. Selain memberikan ruang bagi anak untuk berkarya, kegiatan seperti ini juga dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kreativitas, imajinasi, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Ahmad Farid Utsman.

Ia berharap penelitian tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pembelajaran di lembaga PAUD serta menjadi referensi bagi pendidik dalam menghadirkan kegiatan seni yang kreatif dan bermakna.

Sementara itu, Ina Krisnawati berharap penelitian yang dilakukannya dapat memberikan kontribusi bagi guru dalam menciptakan kegiatan pembelajaran yang inovatif.

“Saya berharap eco art dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak. Dengan memanfaatkan bahan yang ada di lingkungan, anak dapat bebas bereksplorasi dan menuangkan ide kreatifnya melalui karya seni,” tutur Ina.

Penelitian ini sekaligus menunjukkan komitmen mahasiswa PIAUD UNUGIRI dalam mengembangkan pembelajaran anak usia dini yang kreatif, kontekstual, dan dekat dengan lingkungan. Melalui eco art, lingkungan tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi anak untuk menciptakan karya dan mengembangkan kemampuan berpikir kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *