Mahasiswa PIAUD UNUGIRI Teliti Penggunaan Lembar Gambar Tanpa Teks untuk Meningkatkan

Bojonegoro, 11 Agustus 2026 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan pembelajaran anak usia dini melalui penelitian skripsi.

Penelitian tersebut dilakukan oleh April ia Sasena Dini Amatia (NIM 220301033) dengan judul “Pengaruh Penggunaan Lembar Gambar Tanpa Teks terhadap Kemampuan Narasi Anak Usia Dini di PAUD SLB Negeri Gunungsari Baureno Bojonegoro.”

Penelitian ini berfokus pada penggunaan lembar gambar tanpa teks sebagai media pembelajaran untuk menstimulasi kemampuan narasi anak usia dini. Media gambar tanpa teks memberikan kesempatan kepada anak untuk mengamati ilustrasi, mengembangkan imajinasi, kemudian mengungkapkan ide, pengalaman, maupun cerita berdasarkan apa yang mereka lihat.

Kemampuan narasi menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan bahasa anak. Melalui kegiatan bercerita berdasarkan gambar, anak dapat dilatih untuk menyampaikan gagasan secara lisan, menyusun alur cerita sederhana, memperkaya kosakata, serta mengembangkan kemampuan berkomunikasi sesuai dengan tahap perkembangannya.

Penggunaan lembar gambar tanpa teks juga memberikan ruang yang lebih luas bagi anak untuk berimajinasi. Tidak adanya tulisan membuat anak dapat menginterpretasikan gambar berdasarkan pemahaman dan pengalaman masing-masing, sehingga kegiatan pembelajaran dapat menjadi lebih terbuka dan menarik.

Penelitian yang dilaksanakan di PAUD SLB Negeri Gunungsari, Baureno, Bojonegoro ini menjadi salah satu bentuk penerapan keilmuan PIAUD dalam memahami kebutuhan pembelajaran anak sekaligus mengembangkan media yang dapat mendukung aspek perkembangan bahasa.

Kaprodi PIAUD UNUGIRI, Ahmad Farid Utsman, mengapresiasi penelitian yang dilakukan Aprilia Sasena Dini Amatia. Menurutnya, media visual dapat menjadi sarana yang efektif untuk memberikan stimulus bahasa kepada anak apabila digunakan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan mereka.

“Penelitian ini menarik karena menggunakan lembar gambar tanpa teks sebagai stimulus bagi anak untuk membangun cerita. Anak diberikan ruang untuk mengamati, berpikir, berimajinasi, kemudian menyampaikan apa yang ada dalam pikirannya. Proses tersebut sangat penting dalam mendukung perkembangan bahasa dan komunikasi anak,” ujar Ahmad Farid Utsman.

Ia menambahkan bahwa penelitian di lingkungan pendidikan khusus juga memberikan pengalaman akademik yang penting bagi mahasiswa PIAUD.

“Mahasiswa PIAUD perlu memahami bahwa setiap anak memiliki karakteristik dan kebutuhan belajar yang berbeda. Penelitian seperti ini dapat menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih adaptif, kreatif, dan berpusat pada anak,” tambahnya.

Sementara itu, Aprilia Sasena Dini Amatia menyampaikan bahwa ketertarikannya mengangkat penelitian tersebut didasarkan pada pentingnya memberikan stimulus kepada anak agar mampu mengungkapkan ide dan cerita melalui media yang sederhana.

“Saya memilih lembar gambar tanpa teks karena gambar dapat menjadi stimulus yang menarik bagi anak untuk bercerita. Anak tidak hanya melihat gambar, tetapi juga diajak untuk berpikir dan menggunakan imajinasinya untuk membuat sebuah cerita sesuai dengan apa yang mereka pahami,” ungkap Aprilia.

Menurutnya, proses penelitian memberikan pengalaman dalam memahami bagaimana media sederhana dapat digunakan untuk mendukung perkembangan kemampuan bahasa anak.

“Harapan saya, penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi pendidik dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran bahasa yang menarik. Saya juga berharap lembar gambar tanpa teks dapat menjadi salah satu alternatif media yang membantu anak lebih percaya diri dalam menyampaikan cerita dan gagasannya,” lanjutnya.

Penelitian Aprilia Sasena Dini Amatia menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa PIAUD UNUGIRI dalam menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan pendidikan anak usia dini. Melalui pemanfaatan media sederhana dan pendekatan yang berpusat pada anak, penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pendidik untuk terus menciptakan pembelajaran yang kreatif dan bermakna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *