
Bojonegoro – Dua dosen Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI), Endang Puspitasari dan Siti Labiba Kusna, menjadi presenter dalam Tarbiyah International Conference (TARBICON) 2026 yang diselenggarakan Fakultas Tarbiyah UNUGIRI secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Transforming Islamic Education through Innovation, Technology, and Sustainable Development” tersebut menjadi wadah diseminasi hasil penelitian dan inovasi pendidikan dari sivitas akademika.
Pada sesi presentasi, kedua dosen PIAUD UNUGIRI memaparkan hasil kajian mengenai inovasi pembelajaran anak usia dini melalui media literasi. Salah satu materi yang dipresentasikan bertajuk “Big Book Storytelling: Strategi Stimulasi Literasi Anak Usia Dini”, yang menjelaskan pemanfaatan media big book dipadukan dengan metode storytelling untuk meningkatkan kemampuan literasi, berpikir kritis, dan komunikasi anak usia dini.
Dalam paparannya, Endang Puspitasari menegaskan bahwa pengembangan literasi anak perlu dilakukan melalui strategi pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak.
“Big book bukan hanya media membaca berukuran besar, tetapi menjadi sarana yang mampu menarik perhatian anak, membangun interaksi, dan menumbuhkan kemampuan literasi sejak usia dini. Ketika dipadukan dengan storytelling, proses belajar menjadi lebih hidup dan bermakna,” jelasnya.
Sementara itu, Siti Labiba Kusna menjelaskan bahwa inovasi pembelajaran perlu terus dikembangkan agar mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern tanpa meninggalkan kebutuhan perkembangan anak.
“Literasi pada anak usia dini tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan memahami informasi. Melalui media yang tepat dan metode yang menyenangkan, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif bagi anak,” ungkapnya.
Partisipasi kedua dosen tersebut menunjukkan komitmen PIAUD UNUGIRI dalam mendukung budaya akademik melalui publikasi ilmiah dan forum internasional. Kehadiran dosen sebagai presenter juga menjadi wujud kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pendidikan Islam anak usia dini sekaligus memperkuat jejaring akademik di tingkat internasional.
Kaprodi PIAUD UNUGIRI, Ahmad Farid Utsman, mengapresiasi keterlibatan dosen PIAUD dalam forum ilmiah internasional sebagai bagian dari peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.
“Keikutsertaan dosen PIAUD UNUGIRI sebagai presenter pada konferensi internasional merupakan bentuk komitmen kami dalam mengembangkan budaya riset, inovasi, dan publikasi ilmiah. Semoga hasil penelitian yang dipresentasikan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan anak usia dini serta mengharumkan nama PIAUD UNUGIRI di tingkat internasional,” tuturnya.
Melalui keikutsertaan dalam Tarbiyah International Conference 2026, PIAUD UNUGIRI kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghasilkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus memperkuat eksistensi program studi dalam forum akademik nasional maupun internasional.
