
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UNUGIRI Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui penelitian skripsinya, mahasiswa PIAUD, Nur Hikmah (NIM: 220301021), mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan edukatif berjudul “Petualangan Bentar” sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun.
Penelitian yang berjudul “Pengembangan Game ‘Petualangan Bentar’ untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5–6 Tahun di TK Dharma Wiyata Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro” dilatarbelakangi oleh pentingnya menumbuhkan kemampuan berpikir kritis sejak usia dini melalui kegiatan belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik anak.
Game “Petualangan Bentar” dirancang dengan menghadirkan berbagai tantangan dan aktivitas yang mendorong anak untuk mengamati, menganalisis, memecahkan masalah sederhana, serta mengambil keputusan secara mandiri. Dengan konsep bermain sambil belajar, media ini diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan anak dalam proses pembelajaran sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka.
Kaprodi PIAUD UNUGIRI, Ahmad Farid Utsman, M.Pd.I., mengapresiasi inovasi yang dihasilkan oleh mahasiswa melalui penelitian pengembangan tersebut. Menurutnya, karya ilmiah mahasiswa tidak hanya menjadi syarat akademik untuk menyelesaikan studi, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan anak usia dini.
“Game ‘Petualangan Bentar’ menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa PIAUD UNUGIRI mampu menghadirkan media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Kami berharap hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh lembaga PAUD sebagai alternatif media untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak sejak dini,” ungkap Ahmad Farid Utsman.
Sementara itu, Nur Hikmah menyampaikan bahwa pengembangan game ini berangkat dari keinginannya untuk menciptakan media pembelajaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak.
“Saya berharap Game ‘Petualangan Bentar’ dapat menjadi media yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus membantu guru dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis melalui aktivitas bermain yang edukatif. Semoga hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan pembelajaran di lembaga PAUD,” ujar Nur Hikmah.
Melalui berbagai inovasi penelitian mahasiswa, PIAUD UNUGIRI terus mendorong lahirnya karya-karya yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa PIAUD UNUGIRI mampu menghasilkan solusi pembelajaran yang kreatif, aplikatif, dan berdampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
