Mahasiswa PIAUD UNUGIRI Ikuti Sosialisasi PPKPT untuk Wujudkan Kampus Aman dan Bermartabat

Bojonegoro – Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) PIAUD UNUGIRI, Eva Triana, bersama beberapa perwakilan mahasiswa PIAUD dari berbagai semester mengikuti kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) yang diselenggarakan oleh Satgas PPKPT UNUGIRI pada Selasa (23/6/2026) di Auditorium Hasyim Asy’ari Gedung Rektorat Lantai 3 UNUGIRI.

Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Kampus Aman, Nyaman, dan Bermartabat Melalui Pencegahan dan Penanganan Kekerasan” ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai berbagai bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, mekanisme pelaporan, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan bersama untuk menciptakan budaya kampus yang sehat dan inklusif.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya membangun kesadaran kolektif terhadap isu kekerasan, menjaga etika pergaulan di lingkungan akademik, serta peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mewujudkan kampus yang aman dan bebas dari segala bentuk diskriminasi maupun kekerasan.

Eva Triana, mahasiswi PIAUD semester 6 sekaligus Ketua HMP PIAUD UNUGIRI, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi PPKPT memberikan wawasan yang sangat penting bagi mahasiswa agar lebih memahami hak, kewajiban, serta langkah-langkah yang dapat ditempuh apabila terjadi tindakan kekerasan di lingkungan kampus.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman yang lebih luas kepada mahasiswa tentang pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan saling menghormati. Sebagai mahasiswa, kami memiliki tanggung jawab untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan kekerasan serta berani melaporkan apabila menemukan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan akademik,” ungkap Eva.

Sementara itu, Ketua Program Studi PIAUD UNUGIRI, Ahmad Farid Utsman, M.Pd.I., mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa PIAUD dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, pemahaman tentang pencegahan dan penanganan kekerasan merupakan bekal penting bagi mahasiswa, terutama calon pendidik yang kelak akan berinteraksi dengan berbagai kalangan masyarakat.

“Mahasiswa PIAUD tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepekaan sosial dan kemampuan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan menghargai martabat setiap individu. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya budaya saling menghormati, empati, serta keberanian untuk menjaga dan melindungi sesama dari segala bentuk kekerasan,”* tutur Ahmad Farid Utsman.

Partisipasi mahasiswa PIAUD dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen Prodi PIAUD UNUGIRI dalam mendukung terciptanya lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan berkarakter, sejalan dengan nilai-nilai akademik dan kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh UNUGIRI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *