
Bojonegoro – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Mendongeng yang diselenggarakan dalam rangka Milad Ke-40 STIT Muhammadiyah Bojonegoro di Kampus STIT Muhammadiyah Bojonegoro, Sabtu (13/6).
Lomba yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Prodi PIAUD STIT Muhammadiyah Bojonegoro tersebut diikuti oleh mahasiswa PIAUD/PGPAUD serta guru PAUD se-Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mendongeng sebagai media pembelajaran bagi anak usia dini sekaligus memeriahkan peringatan milad kampus.
Perwakilan PIAUD UNUGIRI, Novi Nurvitasari, yang juga aktif di Sanggar Hikayat Giri, berhasil menyisihkan peserta lainnya melalui penampilan mendongeng yang kreatif, komunikatif, dan sarat pesan moral. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Program Studi PIAUD UNUGIRI sekaligus menunjukkan kualitas mahasiswa dalam bidang pengembangan keterampilan pendidikan anak usia dini.
Keberhasilan yang diraih Novi tidak terlepas dari proses belajar, latihan, dan pengalaman yang diperolehnya bersama Sanggar Hikayat Giri. Sanggar tersebut menjadi wadah bagi Novi untuk mengembangkan kemampuan bercerita, literasi, serta keterampilan tampil di depan publik yang sangat mendukung penampilannya dalam kompetisi mendongeng.
Novi mengaku sempat merasa ragu mengikuti perlombaan karena harus membagi waktu antara persiapan lomba dengan berbagai tugas yang sedang dikerjakannya. Dengan waktu persiapan yang terbatas, ia tetap berusaha memberikan penampilan terbaik melalui latihan dan persiapan yang maksimal.
“Awalnya saya sempat merasa ragu karena di tengah kesibukan menyelesaikan berbagai tugas, saya hanya memiliki waktu yang sangat terbatas untuk mempersiapkan diri. Namun saya percaya bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh tidak akan pernah mengkhianati hasil,” ungkapnya.
Menurut Novi, lomba tersebut memberikan pengalaman yang sangat berharga. Selain menambah rasa percaya diri, ia juga berkesempatan bertemu dengan peserta-peserta hebat serta belajar menyampaikan pesan-pesan kebaikan melalui cerita yang menarik dan edukatif.
Ia berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa maupun guru PAUD untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani mengikuti berbagai kompetisi.
“Jangan pernah takut mencoba meskipun waktu persiapan terasa sempit atau keadaan belum sempurna. Yakinlah bahwa keberanian untuk melangkah adalah awal dari sebuah keberhasilan. Teruslah belajar, berlatih, dan berdoa,” pesannya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Dengan kerja keras, ketekunan, dukungan dari berbagai pihak, serta pengalaman yang diperoleh melalui Sanggar Hikayat Giri, mahasiswa PIAUD UNUGIRI mampu mengukir prestasi dan mengharumkan nama program studi di tingkat Kabupaten Bojonegoro.
