
Bojonegoro – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI), Novi Nurvitasari, menjadi pemateri dalam kegiatan Rapat Pleno Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) dan Pimpinan Cabang IGRA se-Kabupaten Bojonegoro di Aula Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Selasa (02/06/2026).
Pada kesempatan tersebut, Novi Nurvitasari yang akrab disapa Novi menyampaikan materi bertajuk “Tips Menjadi Juara Lomba Berkisah” kepada para guru RA se-Kabupaten Bojonegoro. Materi tersebut berisi berbagai pengalaman dan kiat untuk meningkatkan kemampuan berkisah secara menarik dan bermakna.
Dalam pemaparannya, Novi menjelaskan bahwa keberhasilan dalam lomba berkisah tidak hanya bergantung pada bakat, tetapi juga pada kesiapan, kedisiplinan dalam berlatih, serta keberanian untuk tampil percaya diri. Menurutnya, penguasaan vokal, ekspresi, gestur, dan kemampuan menghidupkan cerita menjadi faktor penting dalam menarik perhatian audiens serta menyampaikan pesan cerita dengan baik.
“Keberhasilan dalam lomba berkisah tidak hanya ditentukan oleh bakat, tetapi juga oleh kesiapan, kedisiplinan dalam berlatih, dan keberanian untuk tampil percaya diri. Kita harus mampu mengolah kata, menghidupkan cerita dengan vokal, ekspresi, dan gestur yang tepat sehingga pesan yang terkandung dalam cerita dapat tersampaikan dan menginspirasi pendengar,” ujar Novi.
Ia juga menekankan bahwa kemampuan berkisah perlu terus diasah melalui proses belajar dan latihan yang berkelanjutan. Menurutnya, setiap kesempatan tampil dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan dan menambah pengalaman.
“Saya juga mengajak teman-teman untuk terus belajar, berlatih, dan tidak takut mencoba. Setiap penampilan adalah kesempatan untuk berkembang menjadi lebih baik. Jadilah pembawa cerita yang bukan hanya mampu menghibur, tetapi juga menyentuh hati dan memberikan makna bagi audiens,” tambahnya.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan antusias dan mendapat respons positif dari para peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru RA semakin termotivasi untuk mengembangkan keterampilan berkisah sebagai salah satu metode yang menyenangkan dan bermakna bagi anak usia dini. Kegiatan ini juga menjadi wujud kontribusi mahasiswa PIAUD UNUGIRI dalam berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada masyarakat.
