Mahasiswa PIAUD UNUGIRI Asah Kemampuan Mengajar Lewat Micro Teaching

Bojonegoro – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) melaksanakan kegiatan praktik mengajar (micro teaching) di Laboratorium Micro Teaching pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah micro teaching sebagai bagian dari latihan mengajar di kelas.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mempraktikkan langsung cara mengajar dengan pembagian peran yang terstruktur. Sugiyanti yang akrab disapa Yanti tampil sebagai guru, sementara mahasiswa lainnya berperan sebagai peserta didik untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menyerupai kondisi kelas sebenarnya.

Materi yang disampaikan mengangkat topik sayuran. Yanti menggunakan media pembelajaran berupa layar presentasi dan boneka sayuran untuk menarik perhatian peserta didik. Penggunaan media tersebut membuat suasana belajar menjadi lebih interaktif dan membantu peserta didik lebih mudah memahami materi.

Ia mengungkapkan perasaan dan pengalamannya setelah tampil sebagai guru. “Saya senang bisa tampil sebagai guru dalam kegiatan micro teaching ini. Hal tersebut membuat saya lebih percaya diri untuk mengajar di depan. Menurut saya, pengalaman praktik langsung sebagai guru itu sangat penting daripada hanya mendengarkan atau menyimak materi saja tanpa dilakukan,” ujarnya.

Mahasiswa yang berperan sebagai peserta didik juga memberikan tanggapan positif terhadap proses pembelajaran yang berlangsung. Ia menilai penggunaan media seperti boneka sayuran membuat pembelajaran menjadi lebih menarik. “Pembelajarannya jadi lebih seru karena ada media yang digunakan, jadi kita lebih mudah memahami materi yang disampaikan dan sesuai untuk anak usia dini,” katanya.

Dosen pengampu mata kuliah micro teaching, Siti Labiba Kusna menekankan pentingnya kegiatan ini bagi mahasiswa. “Micro teaching ini bertujuan untuk melatih kemampuan dasar mahasiswa dalam mengajar, mulai dari menyampaikan materi, mengelola kelas, hingga berinteraksi dengan peserta didik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi bekal penting untuk mahasiswa terjun langsung ke dunia pendidikan.

Kegiatan micro teaching dilaksanakan di Laboratorium Micro Teaching Fakultas Tarbiyah UNUGIRI yang dirancang menyerupai ruang kelas. Mahasiswa duduk melingkar untuk mendukung interaksi dua arah sehingga suasana belajar menjadi lebih aktif dan komunikatif.

Setelah praktik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi evaluasi dari dosen dan mahasiswa lainnya. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan selama praktik mengajar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PIAUD UNUGIRI diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mengajar sebagai bekal menjadi pendidik anak usia dini yang profesional dan multitalenta di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *