Kaprodi PIAUD UNUGIRI Hadiri RAT PPIAUD Indonesia di Malang Raya, Kuatkan Jejaring Keilmuan Nasional

BATU – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam forum akademik nasional. Kaprodi PIAUD UNUGIRI hadir sebagai delegasi kampus sekaligus Koordinator Pengurus Wilayah Jawa Timur dalam kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) PPIAUD Indonesia yang berlangsung pada 29 April -1 Mei 2026 di Hotel Amarta Hills, Kota Batu.

Kegiatan berskala nasional tersebut dipusatkan di kawasan Malang Raya dengan dukungan tiga host perguruan tinggi, yakni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Malang (UNISMA), dan Universitas Islam Al Qolam Kabupaten Malang. Forum ini menjadi momentum penting bagi penguatan konsolidasi kelembagaan, pengembangan jejaring keilmuan, dan evaluasi program kerja organisasi PPIAUD Indonesia.

Rangkaian kegiatan RAT PPIAUD Indonesia diisi dengan sejumlah agenda strategis, mulai dari Visiting Lecture, Studium General, International Conference, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah, hingga ditutup dengan pemilihan Ketua Umum. Seluruh agenda tersebut dirancang sebagai ruang ilmiah sekaligus forum organisatoris untuk memperkuat kontribusi Program Studi PIAUD di tingkat nasional.

Kehadiran delegasi dari berbagai perguruan tinggi penyelenggara PIAUD di Indonesia menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebatas agenda tahunan organisasi, tetapi juga forum pertukaran gagasan, pengalaman akademik, dan penguatan kolaborasi antarlembaga. Dalam suasana yang dinamis dan penuh semangat kolektif, para peserta membahas berbagai isu strategis pengembangan Pendidikan Islam Anak Usia Dini di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

Kaprodi PIAUD UNUGIRI menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti penting, baik secara kelembagaan maupun akademik. Menurutnya, RAT PPIAUD Indonesia bukan sekadar forum laporan dan pemilihan kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk mengonsolidasikan arah pengembangan keilmuan PIAUD di Indonesia.

“Kegiatan ini sangat penting dan berdampak karena memperkuat jejaring keilmuan serta memberikan kajian kritis kepada para pemangku kepentingan. Forum seperti ini menjadi ruang bersama untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan menyusun langkah strategis bagi pengembangan PIAUD ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui agenda-agenda ilmiah seperti visiting lecture, studium general, dan konferensi internasional, peserta tidak hanya memperoleh penguatan wawasan akademik, tetapi juga mendapatkan perspektif yang lebih luas dalam membaca tantangan dan peluang pengembangan pendidikan anak usia dini berbasis keislaman.

Bagi PIAUD UNUGIRI, keikutsertaan dalam forum nasional ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus membangun konektivitas akademik dengan berbagai perguruan tinggi dan asosiasi profesi. Selain itu, posisi sebagai delegasi kampus sekaligus Koordinator Pengurus Wilayah Jawa Timur menunjukkan peran aktif PIAUD UNUGIRI dalam mendorong kemajuan organisasi dan memperkuat jejaring antarprogram studi di tingkat regional maupun nasional.

Pelaksanaan RAT PPIAUD Indonesia di Malang Raya juga memperlihatkan bahwa sinergi antarkampus menjadi kekuatan penting dalam mengembangkan pendidikan tinggi, khususnya pada bidang Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Dukungan tiga perguruan tinggi host menjadi bukti bahwa kolaborasi kelembagaan dapat menghadirkan forum ilmiah dan organisatoris yang produktif, inklusif, dan berdampak.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Prodi PIAUD UNUGIRI diharapkan semakin memperkuat eksistensi dan kontribusinya dalam percakapan akademik nasional. Di saat yang sama, hasil-hasil diskusi dan rekomendasi dari forum RAT ini diharapkan turut memberikan penguatan bagi pengembangan keilmuan, tata kelola, dan kualitas penyelenggaraan PIAUD di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *