FGD Optimalisasi Superapps Giri One, PIAUD UNUGIRI dan Bidang Teknologi Kuatkan Layanan Akademik Digital

BOJONEGORO – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Superapps Giri One bersama Bidang Teknologi UNUGIRI, Jumat (24/4/2026), di Ruang Meeting Fakultas Tarbiyah UNUGIRI.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat pemanfaatan layanan digital kampus, khususnya dalam mendukung efektivitas administrasi, layanan akademik, dan komunikasi kelembagaan di lingkungan Program Studi PIAUD. Melalui FGD tersebut, program studi dan Bidang Teknologi UNUGIRI membahas berbagai peluang pengembangan, kebutuhan pengguna, serta langkah optimalisasi fitur-fitur dalam Superapps Giri One agar semakin adaptif terhadap kebutuhan sivitas akademika.

FGD ini dihadiri Dekan Fakultas Tarbiyah, Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah, Kaprodi PIAUD Ahmad Farid Utsman, Sekprodi PIAUD, serta Tim Teknologi UNUGIRI. Kehadiran unsur pimpinan fakultas, pengelola program studi, dan tim teknologi menunjukkan adanya komitmen bersama untuk mendorong transformasi digital yang lebih terintegrasi di lingkungan UNUGIRI.

Kepala Bidang Teknologi UNUGIRI, Dwi Purbo Yuwono, menegaskan bahwa optimalisasi Superapps Giri One tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis aplikasi, tetapi juga menyangkut kemudahan layanan dan pengalaman pengguna di tingkat program studi.

“Superapps Giri One dirancang untuk menjadi ekosistem layanan digital kampus yang terintegrasi. Karena itu, masukan dari program studi sangat penting agar aplikasi ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil sivitas akademika, baik dari sisi akses, kemudahan penggunaan, maupun efektivitas layanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, forum diskusi seperti ini menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan sistem digital kampus. Menurutnya, transformasi digital yang baik harus dibangun melalui komunikasi dua arah antara pengembang sistem dan unit pengguna, sehingga aplikasi tidak hanya berjalan secara teknis, tetapi juga memberi manfaat nyata dalam aktivitas akademik sehari-hari.

Sementara itu, Kaprodi PIAUD UNUGIRI, Ahmad Farid Utsman, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari tata kelola program studi masa kini. Menurutnya, Superapps Giri One memiliki potensi besar untuk memperkuat kualitas layanan, mempercepat alur informasi, dan meningkatkan efisiensi administrasi di lingkungan prodi.

“Bagi Prodi PIAUD, optimalisasi Giri One sangat penting karena dapat mendukung layanan akademik yang lebih cepat, tertib, dan terintegrasi. Kami berharap aplikasi ini benar-benar menjadi instrumen yang memudahkan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan dalam mengakses berbagai layanan kampus,” ungkapnya.

Ahmad Farid Utsman juga menilai bahwa sinergi antara program studi dan Bidang Teknologi perlu terus diperkuat agar pengembangan layanan digital kampus berjalan sesuai kebutuhan lapangan. Ia menegaskan bahwa kehadiran sistem digital yang responsif akan menjadi bagian penting dalam mendukung budaya mutu dan modernisasi tata kelola akademik di UNUGIRI.

Dalam forum tersebut, peserta FGD mendiskusikan berbagai aspek pengembangan Superapps Giri One, mulai dari efektivitas layanan yang telah berjalan, potensi penambahan fitur, kemudahan akses pengguna, hingga penguatan integrasi layanan akademik dan administrasi. Diskusi berlangsung dinamis dengan menghadirkan berbagai masukan dari unsur pimpinan fakultas, pengelola program studi, dan tim teknologi.

Melalui kegiatan ini, Program Studi PIAUD Fakultas Tarbiyah UNUGIRI menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan mendukung penguatan sistem layanan akademik berbasis digital. FGD ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong optimalisasi Superapps Giri One sebagai bagian dari transformasi layanan kampus yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *