
Bojonegoro, Starweb- Kebersamaan dan kekeluargaan menjadi nilai yang terus hidup di lingkungan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro. Hal ini tampak nyata dalam momen silaturahmi yang dilakukan oleh para mahasiswa aktif dan alumni PIAUD dari berbagai angkatan yang saling mengunjungi, bahkan menyempatkan diri bersilaturahmi ke kediaman para dosen.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan ini menjadi bukti bahwa hubungan antara mahasiswa, alumni, dan dosen tidak berhenti hanya di ruang kelas. Lebih dari itu, terjalin ikatan emosional yang kuat layaknya sebuah keluarga besar yang saling peduli dan menjaga hubungan.
Para mahasiswa dan alumni tampak antusias mengunjungi rumah para dosen, berbagi cerita, mengenang masa perkuliahan, hingga saling bertukar pengalaman dalam dunia pendidikan anak usia dini. Momen ini juga menjadi ajang mempererat ukhuwah serta memperkuat jejaring antar generasi PIAUD.
Salah satu mahasiswa mengungkapkan bahwa kegiatan silaturahmi ini memberikan kesan mendalam. “Kami merasa seperti pulang ke rumah sendiri. Dosen bukan hanya pengajar, tetapi juga orang tua yang selalu membimbing dan mendoakan kami,” ungkapnya.
Tradisi silaturahmi lintas angkatan ini menjadi ciri khas yang terus dijaga oleh keluarga besar PIAUD UNUGIRI. Hubungan yang terbangun tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga humanis dan penuh nilai kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, PIAUD UNUGIRI kembali menegaskan bahwa berkuliah bukan sekadar menuntut ilmu, melainkan juga membangun relasi yang bermakna. Ikatan yang terjalin antara mahasiswa, alumni, dan dosen menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang hangat, harmonis, dan penuh nilai kekeluargaan.
Semangat silaturahmi ini diharapkan terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk selalu menjaga hubungan baik, tidak hanya selama masa studi, tetapi juga hingga kapan pun.
