Kilas Mudik Civitas PIAUD UNUGIRI: Hangatnya Silaturahmi di Kampung Halaman

Momentum Hari Raya Idulfitri selalu menjadi waktu yang dinanti oleh seluruh civitas akademika, termasuk keluarga besar Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) di Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro. Tradisi mudik menjadi momen istimewa untuk kembali ke kampung halaman, mempererat silaturahmi, serta melepas rindu dengan keluarga tercinta.

Beragam cerita hangat mewarnai perjalanan mudik civitas PIAUD tahun ini. Dari perjalanan panjang hingga momen kebersamaan sederhana di rumah, semua menjadi bagian dari kenangan indah yang tak tergantikan. Salah satunya datang dari Sekretaris Program Studi PIAUD, ibu Siti Labiba Kusna, M.Pd., yang turut merasakan kebahagiaan mudik ke kampung halamannya di Tulungagung.

Dalam keterangannya, beliau menyampaikan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin yang penuh makna.

“Mudik adalah momen yang selalu saya tunggu setiap tahun. Selain bertemu keluarga, ini juga menjadi waktu untuk kembali menata hati, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, dan mengingat kembali asal-usul kita. Di Tulungagung, suasana kekeluargaan terasa begitu hangat dan sederhana, namun justru di situlah letak kebahagiaannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau juga menekankan pentingnya nilai silaturahmi yang sejalan dengan semangat pendidikan anak usia dini.

“Sebagai pendidik PIAUD, kita tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga nilai. Tradisi mudik ini menjadi contoh nyata bagaimana nilai kasih sayang, saling memaafkan, dan kebersamaan bisa ditanamkan sejak dini kepada anak-anak,” tambahnya.

Kilas mudik civitas PIAUD UNUGIRI ini menjadi refleksi bahwa di balik kesibukan akademik, terdapat ruang-ruang hangat yang memperkuat ikatan kemanusiaan. Semangat kebersamaan yang terbangun selama Idulfitri diharapkan dapat terus terbawa dalam aktivitas perkuliahan dan pengabdian, sehingga menciptakan lingkungan akademik yang tidak hanya cerdas, tetapi juga humanis.

Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *