
Lebaran 1 Syawal selalu menjadi momen yang dinanti, bukan hanya sebagai penanda berakhirnya bulan suci Ramadan, tetapi juga sebagai ruang penuh makna untuk kembali merajut silaturrahmi. Dalam suasana yang sarat kehangatan dan kebersamaan, keluarga besar Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UNUGIRI merayakan indahnya kebersamaan melalui kegiatan halal bi halal yang penuh makna.
Momen halal bi halal tahun lalu menjadi potret indah bagaimana nilai-nilai kekeluargaan dan kebersamaan tumbuh subur di lingkungan akademik. Dosen, mahasiswa, serta seluruh civitas akademika berkumpul dalam suasana penuh keakraban, saling berjabat tangan, bermaafan, dan mempererat hubungan yang mungkin sempat terhalang oleh kesibukan masing-masing. Senyum yang merekah, tawa yang mengalir, serta sapaan hangat menjadi bukti bahwa silaturrahmi adalah kekuatan yang menyatukan.
Lebaran bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial. Dalam konteks PIAUD, semangat ini menjadi sangat relevan, karena pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pembentukan karakter, termasuk nilai kasih sayang, empati, dan kebersamaan. Apa yang tercermin dalam kegiatan halal bi halal menjadi teladan nyata bagi mahasiswa sebagai calon pendidik anak usia dini.
Melalui silaturrahmi, terbangun komunikasi yang lebih harmonis antara dosen dan mahasiswa. Tidak ada sekat formalitas, yang ada hanyalah rasa saling menghargai dan kebersamaan sebagai satu keluarga besar. Inilah yang menjadikan suasana Lebaran terasa begitu istimewa—menghadirkan kedekatan hati yang sulit tergantikan oleh momen lainnya.
Harapannya, semangat 1 Syawal ini terus hidup dalam setiap langkah civitas akademika PIAUD UNUGIRI. Tidak hanya saat Lebaran, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari di kampus. Karena sejatinya, silaturrahmi bukan hanya tentang pertemuan, tetapi tentang menjaga hubungan, mempererat ikatan, dan menumbuhkan rasa saling peduli.
Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal.
Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.
Semoga kebersamaan ini terus terjaga, dan silaturrahmi senantiasa menjadi jembatan kebaikan bagi kita semua.
