Tingkatkan Kreativitas dan Jiwa Wirausaha, Kelompok 1 Asistensi Mengajar PIAUD UNUGIRI Gelar Pelatihan Handy Craft di RA ICP Nurul Ulum

Bojonegoro, 31 Januari 2026 – Dalam rangka mengasah daya kreativitas, keterampilan teknis, dan menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini, Kelompok 1 Asistensi Mengajar (AM) Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) yang bertugas di RA ICP Nurul Ulum Bojonegoro menyelenggarakan pelatihan handy craft bagi peserta didik. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dilaksanakan pada Jumat, 31 Januari 2026, mulai pukul 09.00 WIB di Gedung RA ICP Nurul Ulum.

Pelatihan kali ini menghadirkan pemateri yang kompeten di bidangnya, Itsna Faridatur Rahma. owner usaha kreatif “Itsna Bouquet”. Dengan sabar dan ceria, Ia membimbing anak-anak serta para guru dan mahasiswa asistensi untuk membuat karya kreatif dari kawat bulu Antusiasme tinggi terlihat dari wajah peserta selama proses pelatihan berlangsung.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dosen Pembimbing Asistensi (DPA), Ibu Siti Labiba Kusna, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya pelatihan ini.

“Pelatihan handy craft ini bukan sekadar kegiatan membuat kerajinan. Lebih dari itu, ini adalah media untuk menstimulasi motorik halus, kreativitas, dan rasa percaya diri anak. Bagi para mahasiswa asistensi dan guru pendamping, ini juga merupakan kesempatan berharga untuk menimba ilmu kewirausahaan kreatif langsung dari praktisi. Semoga ilmu yang didapat dapat menjadi bekal untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif dan menumbuhkan semangat berwirausaha,” ujar Ibu Labiba.

Selaras dengan hal tersebut, Silviani Novi, Ketua Kelompok Asistensi Mengajar, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kelompoknya untuk memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah penempatan.

“Kami dari Kelompok Asistensi Mengajar berharap, dengan pelatihan ini, dapat terbuka wawasan baru tentang pembuatan karya yang memiliki nilai ekonomi tinggi dari kawat bulu. Tema ‘Meningkatkan Daya Kreativitas, Keterampilan Teknis, dan Jiwa Wirausaha’ kami pilih sebagai respon terhadap pentingnya melatih soft skill anak sejak usia dini, serta menginspirasi para pendidik untuk lebih kreatif,” jelas Silviani.

Kepala RA ICP Nurul Ulum menyambut baik inisiatif dari mahasiswa asistensi ini. Menurutnya, kolaborasi antara kampus dan lembaga pendidikan anak usia dini seperti ini sangat bermanfaat untuk saling memperkaya praktik pembelajaran yang aplikatif dan menyenangkan.

Pelatihan diakhiri dengan pameran hasil karya peserta yang dipandu oleh Itsna Faridatur Rahma. Karya-karya kreatif yang dihasilkan menunjukkan tingginya potensi dan antusiasme peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat lahir generasi yang tidak hanya kreatif tetapi juga memiliki visi kewirausahaan untuk masa depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *