
Bojonegoro, Starweb – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro mencatatkan sejarah dengan sukses menyelenggarakan kegiatan perdana mereka. Workshop pelatihan karya tulis ilmiah yang mengusung tema “Integrasi Mendeley dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk Mahasiswa PIAUD” berlangsung lancar dan penuh antusias, Kamis (8/1/2026) lalu.
Acara yang digelar di Auditorium Hasyim Asy’ari Lantai 3 Gedung Rektorat UNUGIRI ini dihadiri puluhan mahasiswa PIAUD dari berbagai angkatan, menunjukkan tingginya minat terhadap pengembangan kompetensi akademik.
Ketua Panitia Pelaksana dalam sambutannya menyatakan bahwa workshop ini dirancang sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam meneliti dan menulis, khususnya dalam menyongsong tugas akhir. “Kami ingin mahasiswa PIAUD tidak hanya kreatif dalam praktik pembelajaran, tetapi juga mumpuni dalam dasar-dasar penelitian akademik. Mendeley dipilih sebagai materi utama karena menjadi tools krusial yang sering menjadi kendala,” ujarnya.
Workshop menghadirkan pemateri yang kompeten di bidangnya, Kak Lutfi Alifatul Rodiyah, S.Pd., yang dengan sabar dan detail memandu peserta menguasai teknik instalasi, pengelolaan referensi, hingga sitasi otomatis menggunakan aplikasi Mendeley. Peserta tidak hanya mendengar teori, tetapi juga langsung praktik menggunakan laptop masing-masing.
“Alhamdulillah, antusiasme teman-teman luar biasa. Mereka aktif bertanya, mulai dari masalah teknis hingga strategi mencari jurnal yang relevan dengan studi PAUD. Ini modal besar untuk mendorong budaya menulis di prodi kita,” ujar Lutfi usai memandu acara.
Keberhasilan acara perdana HMP PIAUD ini mendapat apresiasi tinggi dari pimpinan prodi. Kaprodi PIAUD UNUGIRI, Bapak Farid Utsman, M.Pd.I., dalam testimoni dan sambutannya menyampaikan kebanggaan dan dukungan penuh.
“Ini adalah langkah awal yang sangat brilliant dari pengurus HMP PIAUD yang baru. Penguasaan teknologi pendukung penelitian seperti Mendeley adalah keharusan di era akademik digital. Saya yakin, dengan skill ini, kualitas karya tulis ilmiah mahasiswa, baik artikel, proposal penelitian, hingga skripsi, akan lebih terstruktur dan kredibel. Semoga ini menjadi tradisi baik yang terus berkelanjutan,” tegas Farid Utsman.
Acara berjalan dengan interaktif dan ditutup dengan sesi tanya jawab serta pembagian sertifikat kepada pemateri. Pengurus HMP PIAUD berkomitmen akan mengadakan rangkaian workshop lanjutan untuk terus memberdayakan mahasiswa.

“Sukses untuk keluarga besar HMP PIAUD. Teruslah berkarya dan menginspirasi,” pungkas salah satu peserta, Rika, mahasiswa semester 5
