Seminar Digitalisasi Pendidikan Dorong Optimalisasi AI dalam Dunia Akademik

Bojonegoro — Dalam rangka meningkatkan literasi digital dan kesiapan mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi, Seminar Digitalisasi Pendidikan diselenggarakan pada Minggu, 4 Januari 2025, bertempat di Auditorium Lantai 3 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro. Kegiatan ini mengangkat tema “Promoting Cerdas, Riset Tuntas: Optimalisasi Penggunaan AI dalam Analisis Ilmiah” dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi.
Seminar ini menghadirkan Ifnu Wisma Dwi Prasetyo, S.Kom., M.Kom. sebagai narasumber utama yang memaparkan materi terkait pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan dan penelitian ilmiah. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya penggunaan AI secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab guna menunjang kualitas riset serta proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, khususnya pada sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan kritis diajukan oleh mahasiswa, menandakan meningkatnya kesadaran akan peran teknologi digital dalam dunia akademik sekaligus dampak yang ditimbulkannya.
Salah satu peserta, Syafira Nur Fauziah, mahasiswa Program Studi PIAUD (Pendidikan Islam Anak Usia Dini), menyampaikan bahwa seminar ini memberikan banyak sekali pengetahuan baru yang sangat bermanfaat. Ia menilai materi yang disampaikan oleh narasumber sangat memuaskan, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa di era digital saat ini.
Dalam sesi diskusi, Syafira juga mengajukan pertanyaan terkait isu yang berkembang di masyarakat mengenai klaim bahwa satu kali penggunaan atau pertanyaan pada AI dapat menghabiskan air setara dua botol air mineral. Menanggapi hal tersebut, narasumber menyampaikan bahwa ia tidak berani membenarkan maupun menyalahkan klaim tersebut secara pasti. Namun demikian, ia menjelaskan bahwa penggunaan teknologi AI memang berkontribusi terhadap meningkatnya konsumsi sumber daya, termasuk air, karena sistem dan mesin kecerdasan buatan memerlukan energi besar serta proses pendinginan dalam pengoperasiannya.
Melalui seminar ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kegiatan akademik dan penelitian, tetapi juga memiliki kesadaran kritis terhadap dampak sosial dan lingkungan dari perkembangan teknologi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata universitas dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era transformasi digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *