{"id":3296,"date":"2026-05-08T06:14:34","date_gmt":"2026-05-08T06:14:34","guid":{"rendered":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296"},"modified":"2026-05-08T06:15:05","modified_gmt":"2026-05-08T06:15:05","slug":"di-era-digital-moral-anak-tak-boleh-tertinggal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296","title":{"rendered":"Di Era Digital, Moral Anak Tak Boleh Tertinggal"},"content":{"rendered":"\n<p>Oleh: Dr. Hj. Ulfa, M.Pd.I (Dekan Fakultas Tarbiyah \/ Dosen PIAUD UNUGIRI)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/20\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-08-at-12.30.42-1024x683.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3297\" srcset=\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/20\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-08-at-12.30.42-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/20\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-08-at-12.30.42-300x200.jpeg 300w, https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/20\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-08-at-12.30.42-768x512.jpeg 768w, https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/20\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-08-at-12.30.42.jpeg 1536w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Di tengah percepatan teknologi, pendidikan anak usia dini menghadapi tantangan baru yang tidak sederhana. Anak-anak tumbuh di lingkungan yang makin terbuka, makin cepat, dan makin kaya stimulasi. Mereka lebih cepat mengenal gawai, lebih akrab dengan konten visual, dan lebih sering hidup dalam arus informasi yang nyaris tanpa jeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam situasi seperti itu, mata kuliah Perkembangan Moral dan Agama Anak Usia Dini justru menjadi semakin penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, mata kuliah ini kadang masih dipandang sebagai pelengkap. Seolah ia hanya membahas sopan santun, kebiasaan baik, atau hafalan keagamaan dasar. Padahal substansinya jauh lebih besar. Mata kuliah ini berbicara tentang bagaimana anak belajar memahami benar dan salah, membangun empati, mengenal tanggung jawab, menumbuhkan adab, serta mengembangkan kesadaran beragama secara bertahap sesuai usianya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hari ini, tantangan pendidikan anak bukan lagi sekadar soal akses belajar, tetapi juga soal arah tumbuh kembang. Anak-anak hidup di tengah ruang sosial yang berubah cepat. Mereka menerima banyak pengaruh, baik dari keluarga, sekolah, lingkungan, maupun media digital. Teknologi tentu membawa banyak manfaat. Ia membuka akses belajar, memperkaya media pembelajaran, dan menghadirkan pengalaman baru yang kreatif. Namun, seperti alat lain, teknologi tetap membutuhkan pendampingan nilai.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sinilah persoalannya. Anak usia dini belum memiliki kematangan penuh untuk menyaring informasi, mengelola emosi, atau memahami konsekuensi sosial dari apa yang mereka lihat dan tiru. Karena itu, pendidikan moral dan agama tidak bisa ditunda. Ia harus hadir sejak awal sebagai fondasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita sering lebih khawatir jika anak terlambat membaca daripada ketika anak belum mampu menunggu giliran, belum bisa mengendalikan amarah, belum terbiasa berkata jujur, atau belum memahami rasa hormat. Padahal dalam kehidupan nyata, kemampuan sosial-moral justru sangat menentukan kualitas hubungan anak dengan dunia sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Mata kuliah ini penting karena mengajarkan calon guru PAUD bahwa moral dan agama pada anak tidak tumbuh lewat nasihat panjang semata. Ia tumbuh melalui pembiasaan, keteladanan, interaksi hangat, konsistensi aturan, dan pengalaman yang bermakna. Anak belajar nilai bukan hanya dari apa yang didengar, tetapi terutama dari apa yang dialami.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, mahasiswa PIAUD tidak cukup hanya memahami teori perkembangan sebagai materi ujian. Mereka harus mampu membaca konteks zaman. Mereka harus paham bahwa mendidik anak hari ini berarti membimbing mereka hidup di dunia yang semakin digital, tanpa kehilangan arah moral dan spiritual. Bukan menjauhkan anak dari kemajuan, tetapi menyiapkan mereka agar mampu bertumbuh sehat di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendidikan agama pada anak juga tidak boleh direduksi menjadi hafalan simbolik. Anak tentu perlu mengenal doa, ibadah, dan dasar-dasar keagamaan. Tetapi yang lebih penting, mereka perlu merasakan bahwa agama hadir dalam kelembutan, kejujuran, disiplin, kasih sayang, tanggung jawab, dan kepedulian kepada orang lain. Dengan kata lain, agama harus hidup dalam perilaku, bukan berhenti pada ucapan.<\/p>\n\n\n\n<p>Begitu pula dengan moral. Ia bukan sekadar daftar larangan, tetapi proses pembentukan karakter. Anak perlu dibimbing untuk mengerti mengapa harus berbagi, mengapa tidak boleh menyakiti teman, mengapa harus bertanggung jawab, dan mengapa menghormati orang lain itu penting. Semua itu tidak lahir secara instan. Ia berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah sebabnya kata perkembangan dalam mata kuliah ini sangat penting. Calon guru PAUD harus memahami bahwa moral dan agama pada anak tidak bisa dipaksakan seperti pola pikir orang dewasa. Ada tahap-tahap yang harus dihormati. Ada metode yang harus disesuaikan. Ada pendekatan yang harus ramah anak, ilmiah, dan penuh kesadaran pedagogis.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika mata kuliah ini diajarkan dengan serius, maka mahasiswa PIAUD tidak hanya akan menjadi pengajar yang kreatif, tetapi juga pendidik yang paham arah. Mereka akan mampu memanfaatkan teknologi sebagai media belajar, tanpa kehilangan orientasi pembentukan karakter. Mereka akan mampu mengembangkan pembelajaran modern, tanpa melepaskan fondasi akhlak dan nilai agama.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhirnya, urgensi mata kuliah Perkembangan Moral dan Agama Anak Usia Dini terletak pada satu hal mendasar: kita tidak sedang menyiapkan anak hanya agar cepat pintar, tetapi agar tumbuh utuh.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Dr. Hj. Ulfa, M.Pd.I (Dekan Fakultas Tarbiyah \/ Dosen PIAUD UNUGIRI) Di tengah percepatan teknologi, pendidikan anak usia dini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12352,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"blocksy_meta":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Di Era Digital, Moral Anak Tak Boleh Tertinggal - Pendidikan Islam Anak Usia Dini<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Di Era Digital, Moral Anak Tak Boleh Tertinggal - Pendidikan Islam Anak Usia Dini\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Dr. Hj. Ulfa, M.Pd.I (Dekan Fakultas Tarbiyah \/ Dosen PIAUD UNUGIRI) Di tengah percepatan teknologi, pendidikan anak usia dini [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pendidikan Islam Anak Usia Dini\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-08T06:14:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-08T06:15:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/20\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-08-at-12.30.42-1024x683.jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"athiatulmaula\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"athiatulmaula\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296\"},\"author\":{\"name\":\"athiatulmaula\",\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#\/schema\/person\/a9431f27547bc0b8a5172f2e19090665\"},\"headline\":\"Di Era Digital, Moral Anak Tak Boleh Tertinggal\",\"datePublished\":\"2026-05-08T06:14:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-08T06:15:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296\"},\"wordCount\":623,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"kolom\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296\",\"url\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296\",\"name\":\"Di Era Digital, Moral Anak Tak Boleh Tertinggal - Pendidikan Islam Anak Usia Dini\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-05-08T06:14:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-08T06:15:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Di Era Digital, Moral Anak Tak Boleh Tertinggal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/\",\"name\":\"Pendidikan Islam Anak Usia Dini\",\"description\":\"UNUGIRI Bojonegoro\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#organization\",\"name\":\"Pendidikan Islam Anak Usia Dini\",\"url\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/20\/2021\/06\/PIAUD-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/20\/2021\/06\/PIAUD-2.png\",\"width\":5216,\"height\":1672,\"caption\":\"Pendidikan Islam Anak Usia Dini\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#\/schema\/person\/a9431f27547bc0b8a5172f2e19090665\",\"name\":\"athiatulmaula\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3e9501625b921ce9b29804515c561e2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3e9501625b921ce9b29804515c561e2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"athiatulmaula\"},\"url\":\"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?author=12352\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Di Era Digital, Moral Anak Tak Boleh Tertinggal - Pendidikan Islam Anak Usia Dini","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Di Era Digital, Moral Anak Tak Boleh Tertinggal - Pendidikan Islam Anak Usia Dini","og_description":"Oleh: Dr. Hj. Ulfa, M.Pd.I (Dekan Fakultas Tarbiyah \/ Dosen PIAUD UNUGIRI) Di tengah percepatan teknologi, pendidikan anak usia dini [&hellip;]","og_url":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296","og_site_name":"Pendidikan Islam Anak Usia Dini","article_published_time":"2026-05-08T06:14:34+00:00","article_modified_time":"2026-05-08T06:15:05+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/20\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-08-at-12.30.42-1024x683.jpeg"}],"author":"athiatulmaula","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"athiatulmaula","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296"},"author":{"name":"athiatulmaula","@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#\/schema\/person\/a9431f27547bc0b8a5172f2e19090665"},"headline":"Di Era Digital, Moral Anak Tak Boleh Tertinggal","datePublished":"2026-05-08T06:14:34+00:00","dateModified":"2026-05-08T06:15:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296"},"wordCount":623,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#organization"},"articleSection":["kolom"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296","url":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296","name":"Di Era Digital, Moral Anak Tak Boleh Tertinggal - Pendidikan Islam Anak Usia Dini","isPartOf":{"@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#website"},"datePublished":"2026-05-08T06:14:34+00:00","dateModified":"2026-05-08T06:15:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?p=3296#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Di Era Digital, Moral Anak Tak Boleh Tertinggal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#website","url":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/","name":"Pendidikan Islam Anak Usia Dini","description":"UNUGIRI Bojonegoro","publisher":{"@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#organization","name":"Pendidikan Islam Anak Usia Dini","url":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/20\/2021\/06\/PIAUD-2.png","contentUrl":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/20\/2021\/06\/PIAUD-2.png","width":5216,"height":1672,"caption":"Pendidikan Islam Anak Usia Dini"},"image":{"@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#\/schema\/person\/a9431f27547bc0b8a5172f2e19090665","name":"athiatulmaula","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3e9501625b921ce9b29804515c561e2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3e9501625b921ce9b29804515c561e2?s=96&d=mm&r=g","caption":"athiatulmaula"},"url":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/?author=12352"}]}},"brizy_media":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3296"}],"collection":[{"href":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/12352"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3296"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3296\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3298,"href":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3296\/revisions\/3298"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3296"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3296"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/piaud.unugiri.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3296"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}