Site icon Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Delegasi Tim Media PIAUD ikuti Pelatihan Jurnalistik Dasar, Hasil Kolaborasi Direktorat KRI UNUGIRI dan IJTI Pantura Raya

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro menggelar Pelatihan Jurnalistik Dasar pada 11 Februari 2026 yang bertempat di Ruang Smart Class UNUGIRI. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa se-Bojonegoro dan terselenggara melalui kerja sama dengan IJTI Korda Pantura Raya sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan literasi media serta keterampilan jurnalistik di kalangan mahasiswa.

Pelatihan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Khoirul Huda, Wakil Ketua KPID Jawa Timur; Muhammad Abdurrochim; serta Wahab. Para pemateri menyampaikan materi secara sistematis, komunikatif, dan interaktif sehingga peserta dapat memahami teori sekaligus praktik dasar jurnalistik.

Materi pertama tentang Pers dan Etika Jurnalistik disampaikan oleh Khoirul Huda. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, serta independensi dalam menjalankan profesi jurnalistik. Mahasiswa diajak memahami peran pers sebagai pilar demokrasi yang harus menjunjung tinggi kode etik dalam setiap pemberitaan.

Pada sesi kedua, peserta mendapatkan materi Teknik Reportase dan Menulis Berita. Dalam sesi ini, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai teknik wawancara, observasi lapangan, serta penyusunan berita sesuai kaidah jurnalistik dengan menerapkan unsur 5W+1H dan struktur piramida terbalik. Suasana pelatihan berlangsung dinamis karena peserta juga diberikan contoh-contoh kasus dalam penulisan berita.

Sementara itu, materi ketiga mengenai Broadcasting Dasar memberikan wawasan tentang teknik penyiaran, dasar produksi konten audio visual, serta keterampilan public speaking di depan kamera. Materi ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang jurnalistik televisi maupun media digital.

Salah satu peserta, Nofvriza Aulia Azahara, mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga baginya.

“Pelatihan ini sangat membuka wawasan kami tentang bagaimana menjadi jurnalis yang tidak hanya pandai menulis, tetapi juga memahami etika dalam menyampaikan informasi. Materinya jelas dan mudah dipahami, sehingga kami lebih percaya diri untuk mencoba menulis berita sendiri,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dina Rahmawati, yang merasakan manfaat besar dari materi yang diberikan.

“Saya merasa pelatihan ini sangat aplikatif. Kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga diberikan gambaran praktik di lapangan. Materi broadcasting membuat saya lebih percaya diri untuk berbicara di depan kamera dan memahami proses produksi konten media,” ungkap Dina Rahmawati.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami dasar-dasar jurnalistik secara komprehensif, mulai dari etika, teknik penulisan, hingga penyiaran. Pelatihan Jurnalistik Dasar ini menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang kritis, komunikatif, serta bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Exit mobile version