Site icon Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Mahasiswi PIAUD UNUGIRI Aktif Dukung Seminar Nasional Transformasi Pendidikan Islam dan Etika Digital

Bojonegoro, Starweb – Dalam rangka memperkuat wawasan tentang perlindungan hak anak di era digital, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) turut serta dalam Seminar Nasional bertajuk “Transformasi Pendidikan Islam dan Etika Digital dalam Perlindungan Hak Anak di Era Society 5.0”. Seminar yang menghadirkan pembicara utama Dr. H. Ahmad Manshur, M.A. ini digelar di Auditorium Hasyim Asy’ari, Gedung Rektorat Lantai 3 UNUGIRI, pada Senin (26/1/2026).

Kehadiran mahasiswi PIAUD dalam acara bergengsi ini bukan sekadar sebagai peserta pasif. Mereka hadir sebagai bentuk kontribusi penuh dan dukungan nyata terhadap setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Kepala Pusat (Kapus) UNUGIRI. Partisipasi aktif ini menunjukkan komitmen tinggi prodi PIAUD dalam mengikuti perkembangan isu-isu strategis, khususnya yang menyangkut pendidikan anak usia dini di tengah tantangan zaman.

“Keikutsertaan kami hari ini adalah wujud konkret komitmen kami untuk selalu terlibat dan berkontribusi pada pengembangan keilmuan, terutama yang berkaitan langsung dengan masa depan anak-anak sebagai generasi penerus di era Society 5.0,” ujar salah satu perwakilan mahasiswi PIAUD.

Seminar yang dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan akademisi, mahasiswa, dan praktisi pendidikan ini mengupas tuntas pentingnya integrasi nilai-nilai pendidikan Islam dengan literasi digital. Dr. H. Ahmad Manshur, M.A., dalam paparannya, menekankan bahwa pendidik dan calon pendidik, termasuk dari jurusan PIAUD, harus menjadi garda terdepan dalam melindungi hak anak dari dampak negatif digitalisasi, sekaligus memanfaatkan teknologi untuk penguatan karakter dan pendidikan agama.

“Anak-anak usia dini adalah peniru ulung. Di era di mana gawai sudah menjadi bagian dari lingkungan mereka, etika digital dan filter nilai-nilai Islam menjadi kunci. Peran pendidik PIAUD sangat sentral dalam menciptakan lingkungan virtual dan nyata yang aman dan mendukung tumbuh kembang hakiki anak,” jelas Dr. Manshur.

Dengan turut hadir dan menyimak materi seminar, para mahasiswi PIAUD diharapkan dapat menginternalisasi konsep-konsep yang dibahas untuk kemudian diterapkan dalam proses belajar-mengajar maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Kontribusi aktif mereka juga mendapat apresiasi dari panitia penyelenggara sebagai cerminan semangat kolaborasi dan sinergi antar-elemen di lingkungan UNUGIRI.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi prodi PIAUD UNUGIRI untuk terus terlibat dalam diskusi dan aksi nyata guna mempersiapkan pendidikan anak usia dini yang relevan, religius, dan beretika di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Exit mobile version