Site icon Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Kolaborasi UNUGIRI dan TKIT An-Nuur: Program Asistensi Mengajar PIAUD Resmi Dibuka, Perkuat Pendidikan Pra-Sekolah di Sokosari Tuban

Tuban, Starweb – Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dasar kembali terbentuk untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro secara resmi meluncurkan dan menempatkan mahasiswanya dalam program Asistensi Mengajar (AM) Kelompok 6 di TKIT An-Nuur, Desa Sokosari, Kecamatan Soko. Peresmian kegiatan dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026.

Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan An-Nuur, H. Djito, S.Pd., serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Roudlotun Ni’mah, M.Si. Turut hadir Kepala TKIT An-Nuur, Ibu Wulan, S.Pd., para guru pembimbing, dan mahasiswa peserta asistensi..

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan H. Djito, S.Pd., menyambut hangat kolaborasi ini. “Kehadiran adik-adik mahasiswa PIAUD UNUGIRI bukan sekadar menambah tenaga pendidik, tetapi membawa angin segar, metode baru, dan energi kreatif ke dalam kelas. Ini adalah bentuk link and match yang nyata antara teori di bangku kuliah dengan praktik di lapangan. Kami percaya kolaborasi ini akan mengakselerasi peningkatan kualitas pembelajaran di TKIT An-Nuur,” ujarnya.

Program Asistensi Mengajar ini merupakan implementasi dari kurikulum merdeka belajar, di mana mahasiswa PIAUD diterjunkan langsung untuk mengasah kompetensi pedagogik, merancang alat permainan edukatif (APE), dan mengelola kelas anak usia dini di bawah bimbingan guru profesional dan dosen pembimbing.

*Ibu Roudlotun Ni’mah, M.Si., selaku DPL, dalam sambutannya menjelaskan visi akademik dari program ini. “Tujuan utama dari penempatan mahasiswa PIAUD UNUGIRI di TKIT An-Nuur yang kami cintai ini adalah untuk membentuk calon pendidik yang tidak hanya *competent tetapi juga compassionate. Di sini, mereka akan belajar memahami karakter unik setiap anak, merancang kegiatan yang sesuai tahap perkembangan, dan mengelola dinamika kelas nyata.”

Beliau menambahkan, “Saya berpesan kepada mahasiswa: Jadilah guru yang belajar. Amati, tiru, modifikasi (ATM) metode dari guru pamong, dan terapkan inovasi kalian dengan pertimbangan yang matang. Keberhasilan program ini diukur dari seberapa besar dampak positif yang kalian berikan untuk perkembangan anak-anak dan seberapa banyak ilmu praktis yang kalian serap dari sini. TKIT An-Nuur telah menyediakan panggung yang sangat baik untuk itu.”

Kepala TKIT An-Nuur, Ibu Wulan, S.Pd., menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa asistensi akan sangat mendukung program sekolah. “Kami memiliki kurikulum yang menekankan pembelajaran aktif dan menyenangkan. Dengan adanya mahasiswa PIAUD yang terlatih, kami dapat membuat kelompok belajar lebih kecil, melakukan pendampingan lebih intensif, dan mengembangkan lebih banyak proyek kreatif untuk stimulasi anak,” paparnya.

Acara pembukaan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima mahasiswa, pemasangan pin identitas asistensi, dan ramah tamah antara seluruh pihak. Rangkaian kegiatan asistensi mengajar ini direncanakan akan berlangsung selama satu semester, dengan mahasiswa terlibat penuh dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran.

Kolaborasi antara Prodi PIAUD UNUGIRI dan TKIT An-Nuur ini diharapkan dapat menjadi model kemitraan yang berkelanjutan, yang tidak hanya mengembangkan kompetensi mahasiswa tetapi juga secara langsung berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tuban, khususnya di Kecamatan Soko.

Exit mobile version