BERITA
TUBAN – Sabtu, 6 Desember 2025, Pantai Panduri Tuban menjadi saksi gemuruh tawa dan semangat kebersamaan. Sebanyak mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Semester 3 UNUGIRI menggelar kegiatan outbound bertajuk “Satu Hari, Seribu Cerita. Satu Pantai, Sejuta Tawa.” Kegiatan ini dirancang dengan konsep Splash of Fun and Togetherness, menekankan pada unsur fun (menyenangkan), solid (kekompakan), dan inspiratif.
Diawali dengan pembukaan dan ice breaking yang mencairkan suasana, peserta yang terbagi dalam beberapa kelompok langsung diterjunkan ke dalam serangkaian permainan yang memacu adrenalin dan kerja sama tim. Mulai dari water obstacle course, tug of war di tepi ombak, hingga permainan kreatif berbasis edukasi anak usia dini yang membutuhkan strategi dan komunikasi efektif. Setiap game tidak hanya menantang fisik, namun juga mengasah kemampuan problem solving dan kepemimpinan calon pendidik PAUD.
“Tujuannya jelas, membangun teamwork dan solidaritas di luar kelas. Sebagai calon guru PAUD, kemampuan bekerja sama dan menciptakan suasana menyenangkan adalah modal utama. Outbound ini adalah laboratorium praktik langsung untuk itu,” ujar Kaprodi PIAUD UNUGIRI, Ahmad Farid Utsman, M.Pd.I. di sela-sela kegiatan.
Suasana semakin meriah ketika sesi bebas tiba. Sebagian mahasiswa bermain air, berfoto di spot-spot eksotis Pantai Panduri yang berpasir putih, sementara yang lain asyik berbagi cerita dan snack. Tawa lepas mewarnai sepanjang pesisir, menggenapi tagline sejuta tawa.
Wisata Religi: Melacak Jejak Para Wali
Usai menikmati keindahan alam dan fun outbound di pantai, rombongan tidak lupa menyelipkan wisata religi sebagai penyeimbang. Mereka berkunjung ke Kompleks Makam Sunan Bonang, salah satu Wali Songo penyebar Islam terkemuka di Jawa, yang terletak tak jauh dari Pantai Panduri.
Di sana, mereka mengikuti pemaparan singkat tentang sejarah dan metode dakwah Sunan Bonang yang terkenal dengan pendekatan melalui kesenian (tembang dan gamelan). Kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke Makam Asmorokondi, yang juga salah satu wali di kabupaten tuban.
“Ini adalah perpaduan yang sempurna. Pagi hingga siang kita asah fisik dan kekompakan dengan suasana ceria di pantai. Sore kita asah spiritual dan intelektual dengan napak tilas sejarah para penyebar ilmu dan kearifan. Sangat inspiratif,” tutur kak ferry, salah satu peserta.
Kegiatan outbound PIAUD Semester 3 ini diharapkan tidak hanya menjadi kenangan indah, tetapi juga menjadi fondasi kuat untuk membangun jejaring dan semangat kolaborasi dalam menyelesaikan studi dan kelak terjun di dunia pendidikan anak usia dini. Sebuah splash atau cipratan kesenangan bersama yang meninggalkan kesan mendalam: outbound yang fun, solid, dan penuh inspirasi.
