
Bojonegoro, 11 Agustus 2025 – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak pendidik yang kreatif dan kompeten melalui Pelatihan Dasar Tari Anak dan Catwalk yang berlangsung di lantai 3 Gedung Rektorat, Jumat (11/8).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Hj. Ulfa, M.Pd.I., dan Ketua Prodi PIAUD, Ahmad Farid Utsman, M.Pd.I., serta diikuti oleh seluruh mahasiswa semester 3, baik dari jalur reguler maupun RPL.
Pelatihan dipandu oleh dua praktisi muda yang inspiratif, yaitu Kak Rizqina, finalis Yune Kabupaten Bojonegoro, dan Kak Isna, perwakilan dari UKM Tari Tantra Sahitya UNUGIRI. Keduanya menghadirkan semangat baru dalam mengenalkan seni gerak, ekspresi, dan kepercayaan diri kepada para mahasiswa.
Dalam sambutannya, Pak Farid menyampaikan pentingnya mahasiswa tidak hanya fokus pada gelar akademik, tapi juga aktif menggali potensi dan pengalaman selama masa kuliah.
“Di era digital ini kita harus terus move to move. Kegiatan ini adalah embrio dari lahirnya sanggar tari PIAUD UNUGIRI yang kelak bisa menjadi rujukan tingkat nasional,” tegasnya.
Senada dengan itu, Bu Dekan Ulfa menambahkan bahwa pelatihan ini tidak hanya melatih seni gerak, tetapi juga menjadi sarana pengembangan motorik dan kreativitas mahasiswa.
“Ini adalah media pembelajaran yang kontekstual dan kreatif. Visi kami adalah agar mahasiswa mampu meningkatkan kompetensinya secara menyeluruh,” ungkapnya.
Kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat. Para mahasiswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi gerakan dasar tari anak dan teknik catwalk yang dikemas secara menyenangkan dan edukatif.
Dengan pelatihan ini, PIAUD UNUGIRI tidak hanya mencetak guru PAUD yang cerdas secara teori, tetapi juga siap berkarya di dunia seni dan budaya anak yang edukatif dan inspiratif. Langkah awal ini menjadi harapan besar menuju lahirnya Sanggar Tari PIAUD UNUGIRI sebagai pusat rujukan kreativitas seni anak di tingkat nasional.
